Dosis Loratadin untuk Anak
Juga dikenal sebagai Loratadine
- Dosis umum
- 5 mg/dosis
- Sediaan
- Tablet
- Indikasi
- Alergi, Urtikaria
Dosis Loratadin pada anak
Referensi dosis pediatri: rentang umum untuk anak. Dosis akhir bergantung pada berat badan, usia, indikasi, dan kondisi pasien. Neonatus dan kondisi khusus memerlukan penyesuaian — hitung dosis pasien di aplikasi PediNex.
Rute oral
Usia 2–6 tahunBila perlu
5 mg/dosissetiap 24 jam
- Maks. per dosis & per hari
- 10 mg
Usia ≥ 6 tahunBila perlu
10 mg/dosissetiap 24 jam
- Maks. per dosis & per hari
- 10 mg
Sediaan Loratadin
| Bentuk | Kekuatan |
|---|---|
| Tablet | 10 mg |
Merek dagang Loratadin di Indonesia
Produk yang hanya mengandung loratadin (bukan kombinasi).
Alerhis, Alloris, Claritin, Clarixin, Clatatin, Dinazen, Imunex, Logista, Loran, Lorihis, Omellegar, Prohistin, Pylor, Rahistin, Safetin, Soneryl, Winatin
Efek samping Loratadin
Alopecia, insomnia, mengantuk, nyeri kepala, penurunan nafsu makan, pusing
Sumber rujukan
- Anderson CC, Kapoor S, Mark TE, editors. The Harriet Lane Handbook
Data diperbarui 2026-10-08.
Hitung dosis loratadin sesuai berat badan pasien
PediNex menghitung dosis, volume sirup atau jumlah tablet, dan memperingatkan dosis maksimal. Bisa dipakai offline.
Unduh PediNex di Google PlayDosis obat anak lainnya
Halaman ini adalah referensi untuk tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian klinis. Keputusan terapi tetap pada tenaga kesehatan yang menangani pasien.
